Thursday, September 16, 2010

Stay Focus!

Woow, dari judulnya mungkin sedikit kebayang ya gimana ntar isi dari tulisan saya yg ini. Ya, yang pasti keseluruhan isi dari tulisan ngasal saya ini tentang keadaan Indonesia secara umumnya sekarang. Maklum, mahasiswa cupu penuh obsesi tanpa keberanian bertindak atau mungkin tidak punya kekuatan untuk bersikap lebih dari sekedar bikin tulisan ini.. hehehe..



Oke, daripada kebanyakan deskripsiin saya, mening langsung lanjut ke tema bahasan kita aja. Teteretetet.. Jadi gini para pembaca yang terhormat (lagi2 ge er bakal ada yg baca :D ), pernah ada yang nyadar ga kalo dalam setaun terakhir ini banyak banget permasalahan negara baik yang ngelibatin rakyat secara langsung atau ga langsung, dalam artian kena imbasnya tapi seolah-olah ga kerasa. Pasti pada nyadar kan ya? Kecuali yang emang terlalu 'sibuk' sama lifestyle dan kehidupan hedonnya,, hehe *piss ahh.. Ya kalo emang nyadar banyak banget masalah di negeri kita tercinta ini, alhamdulillah, berarti emang sodara-sodara sekalian adalah warga negara Indonesia.



Sedikit nyinggung tentang apa aja masalah yang udah terjadi setaun ke belakang kemaren (mulai dari pemilihan presiden baru ya *ga mau sebut merk), belum lama kabinet ini berlangsung, udah banyak banget problematika yang terjadi di Indonesia. Mulai dari kecurangan-kecurangan di pemilu baik se-Indonesia ataupun yang ada di daerah-daerah, terus ada juga yang kemaren 'sempet' HEBOH banget masalah bank Century, terus ada juga teroris yang nembakin gambar mukanya 'Bapaknya Nobita', kriminalisasi KPK, ribut antar ormas agama, redenominasi rupiah, reshuffle kabinet, ampe ribut ama negara tetangga juga ada. Banyak banget ya, berpengalaman sekali berarti 'Bapaknya Nobita' itu,hehe. Puluhan, ratusan dan bahkan ribuan masalah bertaraf nasional hingga internasional ada di satu taun ke belakang kemaren, tapi apa ada yang bener-bener sadar kalo hampir semua masalah itu ga ada penyelesaian yang berarti, tidak ada solusi-solusi jitu yang diimplementasikan untuk kemudian menyelesaikan masalah-masalah tersebut! 200 juta lebih rakyat Indonesia seolah-olah disihir oleh 'yang bersangkutan' entah siapa yang pasti yang bertanggungjawab atas masalah-masalah tersebut, rakyat Indonesia ditipu mentah-mentah, setiap masalah yang HEBOH dibahas dan digonjang-ganjingkan, seketika sirna di benak setiap insan masyarakat kita tanpa adanya penyelesaian. Padahal seyogyanya, setiap elemen masyarakat terus memperjuangkan penyelesaian dari setiap masalah tersebut. Apa sebenernya terjadi sampe tanpa solusi pun kita ngangguk2? Pengalihan ISSUE! Waspada sodara pemirsa!



Selalu dengan problematika baru yang dibesar-besarkan mampu menggeser opini yang terbentuk di masyarakat mengenai sebuah hal sehingga pandangan masyarakat benar-benar teralihkan kepada masalah lain yang sebenarnya belum jelas kebenarannya. Sebagian mungkin sadar akan hal ini, tapi kebanyakan rakyat terbuai dengan pengalihan issue tersebut. Terbukti setiap masalah yang terjadi begitu saja hilang bak tertiup angin meskipun tidak ada penyelesaian secara jelas dan nyata terhadap masalah tersebut. Mudah-mudahan temen2 yang baca tulisan ini tidak termasuk orang kebanyakan yang mudah teralihkan opininya :). Jika kita lihat secara seksama, masalah yang dialihkan ataupun seolah-olah dianggap tidak ada, kebanyakan merupakan permasalahan yang menguntungkan sebagian golongan masyarakat yang dalam hal ini para 'petinggi masyarakat'. Kalo emang bener-bener mau majuin Indonesia, seharusnya apapun masalahnya, usut tuntas ampe beres demi bangsa Indonesia. Tapi yang ada, malah ditunda-tunda. Coba kita sedikit flashback tentang masalah Bank Century, gonjang ganjing Bank bermasalah ini terus merebak, dibentuk tim pencari fakta dll, sampai hampir semua elemen masyarakat mau ikut terjun mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas kasus ini. Dan yang terjadi kemudian adalah masyarakat sekonyong-konyong melupakan masalah tersebut dan beralih topik menjadi perburuan 'Bapaknya Nobita' oleh teroris. Padahal kita tau, data-data tentang hal itu belum valid seluruhnya dan bukan merupakan masalah yang benar-benar nyata sudah terbukti. Masyarakat langsung terbuai dengan pengalihan issue tersebut. Hanya sebagian masyarakat yang masih sadar dan terus memperjuangkan penyelesaian kasus tersebut, sementara yang lainnya, berhasil teralihkan opininya untuk kemudian melupakan kasus tersebut dan berlagak fokus terhadap kasus selanjutnya tanpa sadar bahwa apa yang sebelumnya mereka perjuangkan hanyalah jadi angin lalu. Lihat lebih dalam kasus Century, siapa saja yang terlibat di dalamnya dan siapa saja yang merasakan nikmatnya 'surga dunia' keringat rakyat? Tak lain dan tak bukan adalah golongan-golongan petinggi di sana. Tanpa bermaksud menjabarkan masalah ini, tapi sekedar gambaran salah satu contoh masalah bangsa yang terlupakan yang juga terjadi pada kasus lainnya dengan pelaku-pelaku yang kurang lebih sama. Sedikit tambahan, yang terjadi di Indonesia sekarang ini adalah pengagungan terhadap politik pencitraan, di mana citra yang baik merupakan junjunan dan mampu menyihir pandangan rakyat, mengaburkan hal yang busuk menjadi seolah-olah baik.



Ketika hal ini terjadi, siapa yang paling dirugikan? Tentu saja rakyat Indonesia keseluruhan tanpa kecuali. Seluruh perjuangan membela bangsa, mencoba turut serta menyelesaikan masalah bangsa begitu saja sirna tak berbekas, para penikmatnya tertawa lepas melihat keberhasilannya membodohi rakyat tanpa belas kasih. Saya teringat sebuah pameo yang pada tahun 1960an santer di Filipina, 'Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan kekuasaan adalah KEKUATAN RAKYAT!". Hal ini terbukti di Indonesia pada tahun 1998 ketika Rezim Soeharto mampu dilengserkan oleh para mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat yang dengan sikap tegasnya menentang pemerintahan yang ada dengan berbagai petisi yang secara konstan terus menerus diserukan. Dari kejadian tersebut, dapat diambil sebuah pelajaran di mana kita sebagai masyarakat perlu berperan aktif dalam memantau dan bahkan menentukan sikap ataupun arah pergerakan bangsa kita ini. Jika seluruh rakyat Indonesia mampu bersikap tegas terhadap setiap masalah di negara ini tanpa dapat teralihkan opininya dengan masalah lain yang tidak tentu kebenarannya, saya yakin Indonesia mampu menyelesaikan setiap problematika yang terjadi yang menyangkut hajat hidup bangsa Indonesia. Bayangkan, jika sewaktu penyelesaian Bank Century rakyat terus menerus mendesak pemerintah mengusut tuntas kasus tersebut, bukan sebuah ketidakmungkinan sekarang terungkap sudah siapa saja dalang di balik kasus tersebut. Berapa banyak uang negara dapat terselamatkan. Terlebih lagi jika seluruh rakyat Indonesia mampu fokus pada masalah-masalah bangsa tanpa terpengaruh dengan issue lain yang lebih bersifat provokatif. Kunci sebenarnya untuk tetap fokus pada masalah bangsa ini adalah kembali kepada apa yang benar=benar menjadi tujuan kita memperjuangkan penyelesaian masalah tersebut. Tetap fokus, dan lebih selektif dalam memandang setiap hal terutama yang menyangkut kepentingan bangsa ini. Dengan cara demikian, rakyat Indonesia tidak akan dapat dibodohi oleh para tikus perusak bangsa.



Mari kawan-kawan semua sebangsa setanah air Indonesia, untuk tetap fokus pada permasalahan bangsa yang benar-benar menyangkut kepentingan bangsa ini. Jangan mudah terperdaya, teralihkan opininya dengan pengalihan issue yang sangat tidak masuk akal. Jangan mudah terbuai dengan politik pencitraan yang mengandalkan keindahan kemasan meskipun isinya busuk!



Sepertinya tulisan saya kali ini dicukupkan saja sampai di sini, tanpa bermaksud menyinggung insan-insan yang merasa terusik hatinya dengan tulisan ini, saya hanya ingin mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk lebih bijak menyikapi sebuah keadaan yang terjadi di masyarakat kita. Untuk semua yang sudah dengan seksama membaca tulisan ini, saya ucapkan banyak terima kasih, terlebih jika memberikan saya saran, kritik, masukan atau pendapatnya dalam bentuk apapun.



Hidup rakyat Indonesia!

0 comments: